Rabu, 22 Mei 2019

jenis penyakit yang menghasilkan satu siklus infeksi permusim

Pada umunya ada tiga jenis penyakit tanaman yang cenderung menghasilkan hanya satu siklus infeksi per musim tanam, yaitu:
1.    Penyakit-penyakit Pascapanen
Tidak semua penyakit pascapenen menghasilkan epidemik yang monosiklik, tetapi dalam banyak hal infeksi yang menyebabkan busuk pada penyimpanan dapat berawal dari pertanaman sebelum panen atau terjadi pada saat panen atau pada penanganan pascapanen sebelum produk tersebut dimasukkan dalam penyimpanan. Proses pembusukan berlangsung selama di penyimpanan dan inokulum baru dapat dihasilkan terus-menerus. Akan tetapi infeksi baru tidak akan terjadi di penyimpanan, kecuali jika penanganan produk dalam penyimpanan tidak dilakukan dengan hati-hati, maka inokulum bisa menyebar dan menginfeksi produk jika terjadi pelukaan. Perlu diketahui bahwa pathogen tersebut pada prinsipnya bukan monosiklik, hanya karena faktor lingkungan, sehingga menghasilkan hanya satu siklus infeksi. Pada lingkungan lain patogen yang sama dapat menghasilkan epidemik yang polisiklik.
2.    Penyakit-penyakit Disebabkan oleh Pathogen Tular Tanah.
Banyak penyakit seperti busuk akar, layu, dan lain-lain yang disebabkan oleh patogen tular tanah, juga hanya menghasilkan satu siklus infeksi per musim tanam. Inokulum pada umumnya mempunyai struktur untuk bertahan terhadap kekeringan atau suhu yang sangat rendah, misalnya sklerotia, klamidospora, atau oospora di dalam tanah, atau miselium pada sisa-sisa tanaman. Inokulum ini menyebar di dalam tanah melalui pembajakan dan pembolakan tanah. Begitu akar-akar dari tanaman yang baru ditanam mulai tumbuh, propagul-propagul dalam tanah akan mulai aktif dan menginfeksi akar tersebut. Perkembangan epidemik hanya menyelesaikan satu siklus infeksi dalam satu tahun. Tentu saja tidak semua patogen tular tanah menyebabkan epidemic monosiklik dan kita harus mengerti benar siklus hidup dari setiap patogen sebelum kita membuat kesimpulan mengenai epidemiologinya.
3.    Penyakit Karat Tanpa Urediniospora (Demisiklik)

Beberapa penyakit karat tidak menghasilkan urediniospora pada satu inang dan inokulum yang dihasilkan pada satu spesies inang harus menginfeksi spesies inang yang berbeda alternate host). Pergantian inang kelihatannya telah terjadi sebagai adaptasi patogen terhadap siklus hidup dari inang yang tahunan dan kita melihat adanya satu siklus penyakit pada setiap inang dalam setahun. Sebagai contoh adalah penyakit karat pada apel dan cedar, di mana semua inokulum yang menginfeksi apel datang dari red cedar dan semua inokulum yang menginfeksi red cedar datang dari daun dan buah appel. Epidemic pada apel terjadi selama empat sampai enam minggu dari produksi basidiospora pada musim semi. Epidemik monosiklik yang kedua pada red cedar terjadi selama periode singkat dari produksi aeciospora pada akhir musim panas.

jenis penyakit yang menghasilkan satu siklus infeksi permusim

Pada umunya ada tiga jenis penyakit tanaman yang cenderung menghasilkan hanya satu siklus infeksi per musim tanam, yaitu: 1.     Penyakit...